Link Thesis – FOREST

•February 19, 2009 • Leave a Comment

Writing Tools

•February 3, 2009 • Leave a Comment

SALAM KEMULIAAN

•January 24, 2009 • Leave a Comment

Link Tilawah Al-Qur’an

•January 18, 2009 • Leave a Comment

I start write my thesis, boy and his apples

•December 20, 2008 • Leave a Comment
An Interactive Model of Research Design

An Interactive Model of Research Design

Sehabis mengikuti make-up class dari Prof Shirai, World Economy – Capital Account Crisis, aku, titan dan teh isma pergi ke Media Center SFC Campus. Kami merencanakan untuk pinjam buku buat temen liburan akhir tahun. Lumayan buat menambah pengetahuan buat nyusun thesis kami. Aku dapat buku:
1. The International Handbook of Social Impact Assessment.
     Henk A. Becker and Frank Vanclay [Edward Elgar, 2003]
2. Qualitative Research Design: An Interactive Approach
     Joseph A. Maxwell [Sage Publication, 1996]
Akang Maxwell menjelaskan metodenya enak banget, buat saya yang baru belajar social science. sampai akhirnya aku baca di hal-x yang menceritakan “boy and his apples”.
There is a folktale about a boy who was driving a cartload of apples to mar­ket. As he had never been to this market before, he asked an old man standing by the road how long it would take to get there. The old man looked at the cart, then looked at the road, and finally said. “About three hours, but if you hurry, it will take you all day.” The boy, thinking to himself “What does he know!” whipped up the horse and set off at a fast pace. Soon the cart hit a bump in the road, and many of the apples were knocked out. It took a while for the boy to pick them all up. and because he felt he was late, he now drove even faster. Soon the cart hit another bump, even more apples fell out. and proceeding in this way. it took the boy all day to get to market.
The moral of this story is that if you rush into writing your proposal before you have your design clearly conceptualized, it may substantially slow your progress.Peters (1992. pp. 196-197) provides a cautionary tale of a student who attempted this and wasted a year’s worth of work; he comments that the student “should have realized that the reason he couldn’t create a clear pro­posal was that there were basic flaws with the conception of his thesis.”

Untuk lebih jelasnya silahkan baca di Google:
 

http://books.google.com/books?id=XqaJP-iehskC&pg=PR11&lpg=PR11&dq=folktale+boy+who+was+driving+a+cartload+of+apples&source=bl&ots=V462_9UOCZ&sig=WgvrjOFIxPyHDDl9-D8aAww4pjI&hl=en&sa=X&oi=book_result&resnum=1&ct=result

BELAJAR NIHONGO DENGAN MOZILLA

•December 19, 2008 • Leave a Comment

Ini berawal pada saat ketemu temen dari Amerika, namanya Jeremy, dia mengajarkan kami cara belajar meningkatkan pelajaran kanji dengan Mozilla. Kemudian Temenku Titan searching di google untuk membuktikan cara Jeremy. Akhirnya Titan berhasil mengeksplorasi, kemudian aku berusaha membuat dokumentasinya.
1. Download Mozilla di http://www.mozilla.com/en-US/firefox
2. Install Mozilla
3. http://www.polarcloud.com/rikaichan#rcxdict
    (Install addons a, b, c (optional))
     a. Main
          http://www.polarcloud.com/f/rikaichan_1_04.xpi
     b. The word dictionary
          http://downloads.mozdev.org/rikaichan/rikaichan-en_1_09.xpi
     c. The names dictionary (optional)
          http://downloads.mozdev.org/rikaichan/rikaichan-names_1_09.xpi
4. Install addons Pera-pera kun dari
     https://addons.mozilla.org/en-US/firefox/addons/policy/0/3343/31139
     kemudian tekan tombol Accept and Install
5. Kemudian Restart program Mozilla-nya
6. Uji coba dengan masuk http://www.google.co.jp  kemudian arahkan kursor
     ke tulisan jepang, maka akan muncul arti tulisan itu dalam bahasa inggris.
7. Semoga bisa bermanfaat untuk belajar bahasa jepang.
8. Kritik dan saran perbaikan harap dikirimkan ke redaksi dengan lengkap
     sehingga bisa melengkapi kekurangan tutorial singkat ini.
9. Mohon maaf kalau tutorialnya ada kekurangan.

Tampilan Pera Pera Kun di Mozilla

Tampilan Pera Pera Kun di Mozilla

Proposal Thesis, October 21st, 2008

•October 21, 2008 • 1 Comment

Hatiku berdebar-debar, biasa kalo mau maju persentasi selalu nervous alias grogi alias nggak PD. Sensei curiga melihatku. Wid, makasih atas pertanyaanmu pada previous presentation. Ada apa denganmu, kamu kedinginan (soalnya beliau tahu kalo aku selalu memakai jaket kalo kuliah, dan beliau selalu menyarankan aku untuk makan banyak, biar aku bisa menghadapi musim dingin di jepang, arigato gozaimasu sensei). Kemudian aku menjawab, tidak sensei, saya hanya nervous mau presentasi. Kemudian beliau menimpali, kami semua disini tidak akan menggigit kok, ambil nafas dan jangan terburu kalo presentasi. Alhamdulillah, aku sudah melewati tahap1 presentasi, dan aku harus mulai membuat spesific topic, agar aku nggak kesulitan di kemudian hari.

 
The power to question is the basis of all human progress.
(Gandhi)

If there is no struggle, there is no progress. Those who profess to favor freedom, and deprecate agitation, are men who want crops without plowing up the ground, they want rain without thunder and lightning.
(Frederick Douglass)

Human progress is neither automatic nor inevitable… Every step toward the goal of justice requires sacrifice, suffering, and struggle; the tireless exertions and passionate concern of dedicated individuals.
(Martin Luther King, Jr.)

Ex. 1

•October 19, 2008 • 4 Comments

Minggu malam jam 10.03 PM waktu Jepang di Fujisawa, aku chating ama Pak Totok. Biasa lagi bahas Fuzzy and Metaphor bakal thesis Pak Totok. Beliau temen, sekaligus aku anggap sebagai bapak pembimbing freeland-ku (tapi gratis ya Pak, he he. Maaf Pak). Beliau juga sebagai bank muamalatku, dengan softloan pengganti allowance yang diluar perkiraan.

aku (10/19/2008 10:35:00 PM): pak boleh nanya?
aku (10/19/2008 10:36:22 PM): apa artinya ini: it does so by grounding concepts in our body pada kalimat
aku (10/19/2008 10:36:24 PM): Metaphor shapes our language as well as our thought, and it does so by grounding concepts in our body
aku (10/19/2008 10:37:04 PM): Subject and verb mana ya? buat nambah analisa saya di grammar
aku (10/19/2008 10:37:19 PM): thanks
Pak Totok (10/19/2008 10:42:32 PM): terjemahannya: hal yang sama juga terjadi pada peletakan konsep pada tubuh kita
Pak Totok (10/19/2008 10:42:50 PM): subjectnya (it) dan verbnya (does)
BUZZ!!!
Pak Totok (10/19/2008 10:47:59 PM): gimana?
aku (10/19/2008 10:48:04 PM): i see pak
aku (10/19/2008 10:48:07 PM): thank
aku (10/19/2008 10:48:20 PM): saya bingung dengan does and so disitu
Pak Totok (10/19/2008 10:48:25 PM): oh
Pak Totok (10/19/2008 10:48:48 PM): does so itu biasanya digunakan untuk mengatakan sesuatu “event” yang sama terjadi pada clause sebelumnya

Enggak ada salahnya, aku dokumentasikan untuk menambah ilmuku. Meski ini adalah hal kecil menurut orang.

Latihan Menerjemahkan:

Sumber kalimat dari:

Metaphor: How We Speak

http://www.scaruffi.com/nature/metaphor.html

 

Metaphor shapes our language as well as our thought, and it does so by grounding concepts in our body.

 

Metaphor shapes our language as well as our thought

·   Subject: (Metaphor) dan Verb (shapes)

·   Terjemahnya: Metaphor membentuk bahasa kita seperti halnya pikiran kita.

·   as well as = seperti halnya

·   Kalau kita lihat “as well as” fungsinya bisa menggantikan “dan”

It does so by grounding concepts in our body

·    Subject: (it) dan Verb (does)

·    Terjemah    : hal yang sama juga terjadi pada peletakan konsep pada tubuh kita

·    “does so”  itu biasanya digunakan untuk mengatakan sesuatu “event” yang sama terjadi pada clause sebelumnya

 

Metaphor shapes our language as well as our thought, and it does so by grounding concepts in our body.

Ada dua kalimat yang diparalelkan:

Terjemah 1:     
Metaphor membentuk bahasa kita seperti halnya pikiran kita, dan hal yang sama juga terjadi pada peletakan konsep pada tubuh kita.

Terjemah 2:     
Metaphor membentuk bahasa dan pikiran kita, dan hal yang sama juga terjadi pada peletakan konsep pada tubuh kita.

Bagi yang kebetulan kesasar kesini, mohon maaf kalau ilmu ini dianggap nggak seberapa.
(Utk Kalangan Sendiri)

Semoga bermanfaat juga bagi yang memerlukan.

Welcome, Ibu.

•July 9, 2008 • Leave a Comment

Welcome, Ibu
Tapi sayang anakmu tak bisa menjemput
Masih harus menunggu BANNER
Semoga Sementara kau terhibur oleh cucu2mu

Rindu akan kasih sayangmu padaku
Semoga aku bisa membalas jasa-jasamu
Dengan memberi kabar gembira padamu
Tuk menghiburmu di masa tuamu

Salam sayang dari kami sekeluarga

Tebu bukanlah Ilalang

•July 7, 2008 • Leave a Comment

Tebu ….
Dari kejauhan hanya bagai ilalang
Yang dipandang hina oleh banyak orang yang melintas
Dan tak lebih hanya sebagai pengganggu yang harus dimusnahkan

Tapi dataran tandus tak tampak hijau menyejukkan mata tanpa ilalang
Meski tak berguna, akar ilalang dicari orang untuk pengobatan
Oh ya aku ini lagi ngomongin tebu kenapa ngelantur ke ilalang
Tapi nggak apa-apa, itu hanya perumpaan tebu saja

Tebu, di pinggir jalan jatinegara hanya dijadikan minuman bagi orang yang kehausan
Ampasnya entah berguna atau tidak, mungkin ada di bantar gebang
Demikian pula, hanya sementara menjadi teman petani tebu yang merawatnya
Kemudian dia dijual ke pabrik gula untuk menjadi ampas yang mengeluarkan sari gula

Sari gula banyak di konsumsi orang
Tapi penderitaan tebu sangat memilukan
Meski demikian dia tak menyesal menjadi sebatang tebu
Semoga akupun bisa mengambil ibroh dari TEBU yang bukan ilalang

Source: http://ditjenbun.deptan.go.id/benihbun/benih/images/tebu_umur_5_sasi.jpg

Dojoku-Studioku, 2008